Bismillah
Sekeping harap diawal pagi
Dengan tengadah tangan ke haribaan Ilahi
Bertasbih setiap jengkal rindu di dalam hati
Berharap Ia dengar setiap lantunan senandung cinta ini
Duhai lelaki yang dari rusukmu tercipta diriku
Sadarkah engkau akan lengkungan rindu yang terbentuk di awan biru
pun mega yang seolah sendu
berkabar pada dirimu tentang adanya diriku
Sayang.....
Allah menguji kesabaranku sekali lagi
ia sekejap mencabut nikmat sehat dalam diri
aku kini terbaring sendiri.....
ya, hanya sendiri.......
Kususun kepingan huruf ini sekedar berkabar kepadamu
Laki - Laki yang tempatku hadapi akhir waktu
Arungi setiap jengkal hidupku
bahwa kini aku tak lagi seperti dulu
Dengan berputarnya waktu
Seiring dekatnya janji Sang Pemiliki Subuh
Tubuhku ini tak lagi sekuat dulu
Namun Aku tak ingin kau terlalu terfikir tentangku
hingga membuat mu lalai tentang malaikat2 kecil itu
Tersenyumlah sayang.....
Tak butuh sentuhan duniawi bagi sakit ini
Bicaralah dengan hati
Hati yang didalamnya tertulis cinta dan ketundukan pada Ilahi
Maaf jika kata ini tak berkenan kepadamu
Sungguh bukan inginku melenakanmu memikirkanku
Hanya sekedar sapa dan pelukan rindu
Pengobat kalbuku yang beku
Kukirim derapan hati ini
dengan berlindung kepada Sang Maha Tinggi
tentang segala keburukan yang ada dalam diri
Semoga Ia senantiasa bukakan hati
tuk cintai Dia
serta engkau sang imam diri ini
amin........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar